Negara Itu Akan Hancur

Oleh Muhammad Mahdi Akif

SEGALA puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw.

Dewasa ini dunia menyaksikan kezhaliman dan permusuhan. Sabotase, pembajakan, teror, pembantaian dan berbagai tindak biadab tercermin dari sepak terjang Amerika yang mengaku sebagai polisi dunia. Amerika justru menggiring peradaban moral manusia menuju kemunduran. Mundur ke belakang menuju peradaban hewan, yang kuat memakan yang lemah dan yang pintar mengelabui yang bodoh. Keadaan ini justru bertolak belakang dengan kemuliaan manusia yang telah Allah tegaskan dalam Al-Qur’an:

Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. (QS. Al-Isra’: 70)

Kenyataan buruk ini terlihat jelas sejak usai perang dunia II hingga sekarang. Kebiadaban Amerika dan konspirasi Zionis Israel telah mendorong tentara sekutu menyerang Jepang dengan menjatuhkan bom nuklir di kota Hiroshima dan Nagasaki. Perang yang telah mengorbankan ratusan ribu orang sipil tidak berdosa dan memusnahkan kehidupan di pulau itu. Sampai saat ini manusia masih melihat dampak senjata nuklir itu. Kemudian Amerika menggempur Vietnam. Manusia dan pepohonan terbakar dengan sangat mengerikan. Kejadian yang belum pernah terjadi dalam sejarah manusia. Bersama dengan Zionis Israel, Amerika merampas dan menjajah bumi Palestina. Menyediakan pemukiman Yahudi bagi orang-orang Yahudi dengan bantuan dan persetujuan Inggris serta negara-negara lainnya. Semuanya menjadi rajutan bencana kemanusiaan hingga sekarang, buah karya Amerika selama lebih kurang 50 tahun.

Di tahun 1967, Amerikalah yang membantu Zionis Israel dalam melancarkan permusuhan terhadap Mesir dengan memberikan bantuan senjata, bantuan keuangan dan dukungan politik yang transparan terhadap rencana dan strategi Zionis di bawah payung PBB. Amerika juga membantu Zionis Israel menyerang dan membantai anak-anak Mesir di Sekolah Bahrul Baqar. Bersama Zionis, Amerika menyerang tentara Mesir tahun 1973.

Amerika telah menciptakan beberapa pergolakan di dunia dengan menaburkan bencana di berbagai tempat, menebarkan kebencian di tengah-tengah masyarakat serta ikut dalam skenario aksi pembunuhan dan kudeta yang ditambah lagi dengan campur tangan kedutaannya terhadap urusan dalam negeri negara setempat untuk kepentingan dan kemaslahatan konspirasi Amerika. Keadaan menjadi bertambah parah dengan hancurnya Uni Soviet. Sekarang Amerika menjadi negara tunggal adidaya yang membuat skenario, konspirasi, permusuhan dan perang dengan negara manapun yang ia kehendaki.

“(Tidak), sebenarnya tipu daya (mu) di waktu malam dan siang (yang menghalangi kami)…”. (QS. Saba’: 33)

Kejadian-kejadian dan peristiwa telah membuka kedok Amerika. Pembicaraan dan gugatan dunia internasional akhir-akhir ini telah mengarah kepada satu kesimpulan. Perkara ini menjadi jelas dan masyarakat memandang bahwa Amerika yang brutal dan teroris itu ternyata adalah sekutu dan pendukung berat Zionis Israel. Keduanya berada dalam satu parit, satu garis melawan bangsa muslim Palestina yang tidak bersenjata. Amerika telah menggunakan hak veto lebih dari 80 kali untuk kepentingan Zionis Israel. Negara penjajah bersenjata melawan bangsa Palestina. Anak-anak, wanita dan orang tua lemah tidak bersenjata dihadapi dengan senjata yang disuplai Amerika. Roket-roket kiriman Amerika di Palestina telah meluluhlantakkan rumah, bangunan, tanaman dan manusia dengan sangat kejam. Menggunakan senjata mengerikan untuk memerangi dan membunuh para pemimpin perlawanan rakyat muslim Palestina. Betapa Amerika telah menjadi Tuhan di bumi Palestina yang diduduki Zionis Israel dengan segala tindak kebrutalannya yang di luar luar peri kemanusiaan.

Lihatlah sekarang Amerika sedang menjajah Irak, menghancurkan bangunannya, menebarkan kekacauan seperti yang pernah dilakukan di Afghanistan. Di balik semua itu ia menyebarkan propaganda bahwa kehadirannya di Irak adalah untuk membebaskan rakyat Irak dan mendukung demokrasi. Sungguh mengherankan, kebebasan apa itu?! Demokrasi macam apa yang dimaksud?!

Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali dusta. (QS. Al-Kahfi: 5)

Mereka menyangka bahwa target serangan mereka adalah senjata pemusnah massal, dan itu tidak ditemukan. Mereka juga mengatakan bahwa mereka ingin membebaskan rakyat Irak dari kezhaliman diktator kejam yang menyiksa dan membunuh rakyat Irak. Sekarang saksikanlah apa yang sebenarnya ingin Amerika lakukan di Irak?!! Apa yang mereka lakukan di Guantanamo dan di penjara Abu Ghraib?!

Mereka adalah tentara Amerika yang melanggar kehormatan manusia dengan cara yang keji. Betapa besar tragedi kehidupan dan pelanggaran HAM jika manusia diam seribu bahasa. Ini adalah kezhaliman atas sesama manusia. Kebodohan apa ini?! Hewan jenis apa ini?!

Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. (QS. Al-A’raf: 179)

Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zhalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak. (QS. Ibrahim: 42)

Sebenarnya hari kiamat itulah hari yang dijanjikan kepada mereka dan kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit. (QS. Al-Qamar: 46)

Apakah ini peradaban Amerika?!

Apakah seperti ini kewenangan manusia?!

Apakah ini yang namanya kebebasan dan kemerdekaan?!

Apakah seperti ini yang dimaksud dengan demokrasi?!

Sekali-kali ini hanyalah isapan jempol. Hanya kedustaan dan kebohongan.

Manusia pernah hidup di bawah peradaban Islam selama lebih dari seribu tahun. Selama sekian tahun itu tidak ditemukan kesewenang-wenangan dan kezhaliman. Yang mereka temukan justru keadilan dan kemuliaan martabat manusia serta perlakuan kepada non-muslim dengan adil dan baik. Mereka tidak dizhalimi dan hak-hak mereka dilindungi. Peradaban Islam melindungi non-muslim sama seperti Islam melindungi dan menjaga orang Islam. Tanyakan saja kepada sejarah, apa yang dilakukan Umar bin Khathab bersama Amru bin Ash, gubernur Mesir ketika seorang kristen Koptik mengadukan kasusnya? Tanyakan kepada sejarah sikap apa yang diambil Utsman bin Affan bersama orang yang membunuh amirul mukminin, Umar bin Khathab r.a.? Pembunuhnya adalah non-muslim. Tanyakan kepada sejarah bagaimana seorang Yahudi Spanyol berangkat dari Andalusia bersama kaum muslimin ke Afrika Utara, ke negara Islam Maghrib dan ke Turki untuk mencari keadilan, rahmat dan kebaikan bertetangga di bawah naungan khilafah islamiyah. Itulah rahasia keberadaan mereka di negeri itu hingga sekarang. Tanyakan kepada sejarah apa yang pernah dilakukan kaum muslimin dan masih terus berlangsung kepada kaum kristen Koptik Mesir. Tanyakan kepada sejarah apa yang dilakukan Umar bin Khathab r.a. di dalam gereja Palestina.

Itulah peradaban kita dan lihatlah peradaban mereka yang sekarang menguasai kita. Hati mereka telah terbakar dengan kebencian yang mereka tampakkan dalam propaganda mereka. Sementara yang ada di hati mereka justru lebih keji lagi permusuhannya kepada umat Islam. Kalau demikian apa yang dapat kita lakukan untuk keluar dari kondisi tersebut.

Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu, menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam neraka Jahanamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan. (QS. Al-Anfal: 36)

Kami tahu yang kami mau. Kami tahu yang akan kami lakukan untuk sesama kami dan yang kami lakukan bersama kalian. Mari kita lihat satu ungkapan yang dapat menyatukan persepsi kita sebelum kita diterpa angin topan dan akhirnya kalah.

Golongan itu pasti akan dikalahkan dan mereka akan mundur ke belakang. (QS. Al-Qamar: 45)

  • Wahai pemuda Amerika, kalian membayar mahal harga kebencian dunia terhadap kalian karena kecongkakan pemimpin kalian, apakah kalian rela dengan semua ini? Ubahlah jika kalian tidak ingin ini terjadi! Lawanlah mereka agar kebrutalan dan kezhalimannya bisa dicegah dan kami melihat kalian mampu melakukan itu. Kami juga yakin bahwa kalian tidak rela dan tidak senang dengan perilaku pemerintah kalian. Bergabunglah bersama kami. Kami harus mengatakan kepada kalian:

Katakanlah:”Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Ilah selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka, “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”. (QS. Ali-’Imran: 64)

Kalian lebih tahu caranya, maka lakukanlah sesuatu. Niat dan tujuan kami adalah baik.

  1. Wahai dunia yang berperadaban, wahai bangsa di bumi, wahai para pemimpin negara, kalian bertanggung jawab atas kebrutalan dan kecongkakan Amerika yang selalu ditunggangi Zionis Israel. Jika kalian mendiamkan, maka Amerika pasti akan menduduki kalian. Berbuatlah sesuatu untuk menghadang perilaku bodoh Amerika di bawah kendali Bush dan Zionis Israel sebelum pecah perang dunia ketiga secara menyeluruh dan lebih luas.
  2. Wahai bangsa Arab dan umat Islam. Kalian sekarang ini hidup pada era permusuhan yang penuh dengan makar, konspirasi, tekanan, ancaman dan pengrusakan terhadap generasi muda, kaum wanita dan anak-anak. Apa yang kalian tunggu? Kalian harus secepatnya mengambil sikap menentang pendudukan Zionis Israel dengan melawan Amerika dan kebijakannya. Dengan perlawanan rakyat Palestina dan Irak. Boikotlah Amerika secara politik dan ekonomi. Jangan konsumsi produk Amerika dan Israel serta negara-negara yang membantu Israel. Jangan mengunjungi dan jangan menerima kunjungan wisata dari Amerika dan Israel. Tolaklah propaganda peradaban mereka. Tuntutlah pemerintah kalian untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan mereka. Jangan menjalin hubungan perdagangan dengan mereka. Di manakah kalian, orang-orang yang merdeka? Di manakah generasi penerus pejuang Salahudin Al-Ayyubi, Muhammad Quthuz dan Al-Izz bin Abdus Salam. Bantulah saudara kalian yang berjuang dengan bantuan keuangan, dengan bantuan doa, dengan bantuan kesadaran dan dengan segala macam jenis bantuan. Jangan berdiam diri saja.
  3. Kami bertanya kepada penguasa Mesir, “Apa yang kalian lakukan terhadap kami? Sekarang apa yang kalian lakukan bersama musuh-musuh kalian dan musuh-musuh kita? Betapa mulia yang dilakukan oleh Al-Mu’tashim yang telah membela umat Islam, meski hanya satu orang wanita yang ditawan musuh Islam, ia mengirim satu pasukan untuk membebaskannya, waamu’tashamaah, waamu’tashamaah, waamu’tashamaah!! Kalian jangan lupa bahwa kalian nanti akan dihadapkan di hadapan Allah Taala untuk mempertanggungjawabkan perbuatan kalian. Kalian akan ditanya, “Apa yang kalian lakukan terhadap rakyat kalian? Apa yang telah kalian lakukan terhadap orang-orang yang telah melecehkan kehormatan rakyat kalian? Siapkanlah jawaban pertanyaan tersebut nanti di akhirat. Apakah kalian akan mampu menjawab semua pertanyaan tersebut atau kalian hanya menyesal?!

Dan (ingatlah) hari (ketika) orang yang zhalim itu menggigit dua tangannya, seraya berkata, “Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan (yang lurus) bersama Rasul. (QS. Al-Furqan: 27)

Di depan kalian masih ada kesempatan dan kalian masih mempunyai waktu yang cukup untuk berbuat baik kepada rakyat kalian. Jika kalian mau tunjukkan di sidang-sidang kalian suatu kebijakan yang membuat kami siap bergabung dengan kalian menjadi tentara kebenaran. Apakah kalian sudah siap? Kami tidak menuntut kalian untuk mengumumkan perang atau menyerang musuh. Kami hanya meminta agar kalian menggunakan beragam sarana untuk memperjuangkan nasib rakyat Palestina, umat Islam. Putuskanlah hubungan diplomatik dengan Amerika dan Zionis Israel atau paling tidak bekukanlah untuk sementara waktu hubungan diplomatik dan hubungan perdagangan sampai waktu yang tidak terbatas hingga mereka menarik segala kebijakan permusuhan dengan Islam dan umat Islam. Katakan kepada Amerika, “Kami berpihak kepada rakyat bukan berpihak kepada kalian dan juga tidak kepada Zionis Israel.” Ingatlah bahwa kita semua menjadi korban ketika Palestina dan Irak dirampas.

Padahal izzah itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi orang-orang mukmin, tetapi orang-orang munafik itu tiada mengetahui. (QS. Al-Munaafiquun: 8)

  • Kepada rakyat Irak dan rakyat Palestina kami berpesan kepada kalian, “Bersabarlah kalian, bersabarlah, sesungguhnya Allah bersama kalian dengan segala yang kita miliki. Janganlah kalian bersikap lemah, dan janganlah (pula) kalian bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.

Kami telah melihat kalian berdoa kepada Allah di atas tujuh lapis langit bahwa kalian terzhalimi, “Maka dia mengadu kepada Tuhannya, “Bahwa aku ini adalah orang yang dikalahkan, oleh sebab itu menangkanlah aku”. (QS. Al-Qamar: 10) Akan tetapi realitanya kalian adalah orang-orang yang benar dengan janji. Yang kami lihat adalah perlawanan kalian, keengganan untuk tunduk kepada musuh dan kalian juga telah melukai hati musuh dengan jihad yang tulus. Zionis Israel hidup dalam kegelisahan dan gejolak. Orang-orang Amerika dalam keadaan kehilangan kendali dan semangat hidup dari waktu ke waktu dan apa yang telah terjadi di Fallujah tidaklah jauh dari diri kita.

Mereka tiada akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok. Permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat. Kamu kira mereka itu bersatu sedang hati mereka berpecah belah. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang tiada mengerti. (QS. Al-Hasyr: 14)

Bersatulah, tolong-menolonglah, terjanglah musuh dan bersatulah di bawah satu pemimpin. Allah penolong dan pendukung kalian. Seandainya kalian dikucilkan oleh dunia, maka cukuplah Allah sebagai penolong.

Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu (hai para muslimin) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar.  (QS. Al-Anfal: 73)

  • Kepada para dai yang mencari syahid sama semangatnya seperti orang kafir yang mencari hidup, kami tidak memuji mereka melebihi atau mendahului Allah. Kami berpesan, “Islam selalu dalam keadaan baik dan umat Islam insya Allah akan menang, tetapi mereka harus membayar mahal dengan kerja keras. Atas karunia Allah, Islam tetap hidup di hati para pemeluknya. Dengan kesabaran dan keteguhan kalian serulah manusia untuk kembali kepada ajaran Islam dengan cara yang bijak dan nasihat yang baik. Jadilah penebar kebaikan dan rahmat di tengah-tengah masyarakat di manapun kalian berada.

Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.  (QS. Al-Anbiyaa’: 107)

Inilah dakwah kita, dakwah Islam yang kita pahami. Islam yang benar dan komprehensif. Sebagaimana Rasulullah saw. Menerima Islam dan kemudian disampaikan kepada seluruh manusia dengan ketawadhuan dan izzah tanpa dilebihi dan dikurangi. Kita bantu saudara-saudara kita. Kita berbuat baik kepada tetangga dan kita bersemangat memberikan petunjuk kepada seluruh masyarakat.

Dan mereka berkata,  “Kapan itu (akan terjadi)” Katakanlah, “Mudah-mudahan waktu berbangkit itu dekat”.  (QS. Al-Isra’: 51)

Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan merubah (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang yang fasik. (QS. An-Nur: 55)

Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.  (QS. Yusuf: 21)

Washallahu ‘ala sayyidina muhammad wa ‘ala alihi washahbihi ajma’in. Wal hamdulillahi rabbil ‘alamin.

About aguspurnomosite

Saya adalah seorang guru Fisika (IPA) sebagai PNS di SMP Negeri 3 Taman Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia. Sehari-hari juga mengajar di beberapa Bimbel di wilayah Surabaya dan Sidoarjo. Saya juga mengajar les privat Fisika diberbagai tempat secara Profesional. Juga pengajar OSN Fisika disebuah sekolah yang cukup ternama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s